Kajian Akademik Pembelajaran TIK SMP
Kajian kesiapan sekolah Jenjang SMP /MTs.*
1) Kelas VII, KD
1.1 yaitu: “Mengidentifikasi berbagai peralatan teknologi informasi dan
komunikasi” menuntut banyak pengetahuan guru tentang TIK seperti
teknologi komputer, perangkat keras dan lunak, teknologi telepon kabel,
teknologi telepon tanpa kabel (wireless/cordless telepon), teknologi
faximili/fax, teknologi Telepon genggam, teknologi LAN, WAN, Intranet,
dan internet.
2)
Kelas VII, KD 1.5 “Mengidentifikasi berbagai dampak negatif dari
penggunaan teknologi informasi dan komunikasi” sangat baik untuk
mendidik nilai (value) sebagai manusia beradab & berbudaya. Contoh
tentang kepandaian TIK tidak digunakan untuk membuat virus komputer,
menjadi cyber kriminal, pembobol kartu kredit, dsb. Sediakan materi
contoh kasus TIK dalam kejahatan cyber
3)
Kelas VII, KD 2.1 ”Mengaktifkan komputer sesuai prosedur”; KD 2.2
”Mematikan komputer sesuai prosedur”, dan KD 2.3 ”Melakukan operasi
dasar pada operating system dengan sistematis” dapat digabung, karena
sangat sederhana
4)
Kelas VII, KD 3.1 ”Mengidentifikasi berbagai komponen perangkat keras
komputer”; untuk KD unit perangkat keras seperti CPU (Central Processing
Unit), Monitor, Keyboard, Mouse, dan Printer masih aman untuk
dilakukan. Tapi untuk perangkat keras bagian dalam CPU seperti
motherboard, Video Card, Memory, Processor, Sound card, Modem, LAN Card
(Etheret Card), disk drive, dan lain-lain menuntut untuk membongkar
pasang unit CPU. Oleh karena itu,. Sediakan bahan bahan multimedia
pembelajaran berupa audiovideo
(audio-visual) tentang kompenen utama perangkat keras bagian dalam unit CPU.
5) Kelas VII, KD 2.3 ”Melakukan operasi dasar pada operating system
dengan sistematis”. Beri batasan materi praktek sederhana Sistem Operasi
seperti: File Explorer, Mengcopy file, Menghapus file, memindahkan
file, membuat folder baru, menamai ulang file/folder, mengelola
file/folder, mengelola desktop, menambah shortcut di desktop menata
shortcut di desktop.
6) Kelas VII, KD no. 3.4 ”Mempraktikkan satu program aplikasi”; kata
“mempraktikan” sebaiknya diganti dengan “praktek lanjutan” untuk satu
program aplikasi, misalnya Pengolah kata.
7) Kelas VIII, KD 1.1 ” Mengidentifikasi menu dan ikon pada perangkat
lunak pengolah kata”; Sebaiknya ditambah kata “ikon editing, formating,
dan ikon drawing” ,sehingga bunyi KD menjadi “Mempraktikan penggunaan
menu, ikon standar, formating, dan ikon drawing pada perangkat lunak
pengolah kata”.
8) Kelas VIII, KD 1.4 ” Membuat dokumen pengolah kata sederhana”. Kata
“dokumen” kurang memberi kejelasan batasan. Sebaiknya diganti dengan
kata “dokumen tingkat tinggi” (kombinasi antara teks, gambar, grafik,
clipart, tabel, foto, dsb), atau “dokumen tingkat sedang” (kombinasi
teks, tabel dan Gambar),atau “dokumen sederhana” (teks dan gambar).
9) Kelas VIII, KD 2.4 ” Membuat dokumen pengolah angka sederhana.
Sebaiknya kata “dokumen” diganti dengan kata “dokumen tingkat tinggi
atau sedang”(Kombinasi antara data teks, numerik, grafik, objek, dan
lain-lain. Sampai mengimport/mengeksport data dari perangkat lunak
pengolah kata ke perangkat lunak pengolah kata.
10) Kelas IX, KD 1.1 ”Menjelaskan pengertian dasar Internet/intranet”.
Masalah yang mungkin muncul di sekolah adalah miskonsepsi tentang
Internet. Internet adalah sebuah jaringan komunikasi digital global
tanpa pemilik. Sebaiknya disediakan kisi-kisi materi terkait pengertian
dasar Internet dan jaringan Internet.
11) Kelas IX, KD 1.2 ” Memahami dasar-dasar sistem jaringan di
Internet/intranet”. Bila KD ini harus dilaksanakan dengan baik, akan
menuntut guru untuk menguasai teknologi jaringan Internet yang
sesungguhnya tidak sederhana. Oleh karena itu, jaringan Internet yang
dimaksud perlu dibatasi, misalnya jaringan Internet melalui Modem saja,
BUKAN jaringan Intenet melaui LAN (Local Area Network), WAN (Wide are
network), ataupun Intranet. KD 1.2 ini membingungkan, karena mengandung
kata-kata jaringan” dan kata ”intranet” yang sesungguhnya tidak
diperlukan untuk membekali siswa dengan keterampilan penggunaan
internet.
12) Kelas IX, KD 1.4 ” Mengidentifikasi perangkat keras yang digunakan
dalam akses Internet/intranet” dan KD 1.5 ”Melakukan berbagai cara untuk
memperoleh sambungan Internet/intranet”. Masalah yang akan muncul dalam
KD 1.4 dan KD 1.5 adalah sama dengan KD 1.2. Bila KD ini harus
dilaksanakan dengan baik, akan menuntut guru untuk menguasai teknologi
jaringan Internet yang sesungguhnya tidak sederhana. Oleh karena itu,
jaringan Internet yang dimaksud perlu dibatasi, misalnya jaringan
Internet melalui Modem dan telepon saja, BUKAN jaringan Intenet melaui
LAN (Local Area Network), WAN (Wide are network), ataupun Intranet
13) Kelas IX, KD 2.2 ” Mengidentifikasi beberapa layanan informasi yang
ada di Internet” dan KD 2.3 ” Mengakses beberapa situs untuk memperoleh
informasi yang bermanfaat”. KD ini sebaiknya diarahkan untuk
memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia di dalam Internet, seperti:
Browsing ke situs-situs web, layanan e-mail, layanan mail list,
chatting, friendster, dan search engine seperti yahoo, google,
altavista, MSN, AoL, dan sebagainya 14) Heterogenitas pengetahuan guru
tentang melek TIK sangat tinggi, sehingga akan menjadi kendala di
lapangan, oleh karena itu sebaiknya ada bahan ajar yang sesuai atau
Browsing sumber belajar yang relevan di internet.
15) Banyak diinterpretasikan peralatan TIK hanya sebatas pada komputer
saja. Banyak sekolah yang tidak memiliki perangkat komputer maka tidak
memberikan pelajaran TIK karena TIK dianggap identik dengan komputer.
16) Beberapa KD yang terkait dengan penggunaan internet memerlukan
sarana yang jarang dimiliki sekolah dan kebutuhan dana yang cukup besar.
17)
Pelaksanaan pembelajaran akan lebih menarik jika dilakukan lintas mata
pelajaran, namun sering terjadi kurangnya koordinasi terutama dalam hal
penilaian.